1 Response to “PSA gempa Jogja versi “wati””


  1. August 19, 2008 at 7:22 pm

    Untuk Dik Wati,

    Jangan terlalu erat kau genggam lengan keras pak polisi itu, percuma dan percuma.
    Karena masih ada 3 manusia dibalik tembok derita itu yang senantiasa mengulurkan tangan untukmu.
    Namun…
    Apalah daya jika jemari kita masih meremas jerami yang hendak disulut…oh Wati.


Leave a Reply