Jangan terlalu erat kau genggam lengan keras pak polisi itu, percuma dan percuma.
Karena masih ada 3 manusia dibalik tembok derita itu yang senantiasa mengulurkan tangan untukmu.
Namun…
Apalah daya jika jemari kita masih meremas jerami yang hendak disulut…oh Wati.
Untuk Dik Wati,
Jangan terlalu erat kau genggam lengan keras pak polisi itu, percuma dan percuma.
Karena masih ada 3 manusia dibalik tembok derita itu yang senantiasa mengulurkan tangan untukmu.
Namun…
Apalah daya jika jemari kita masih meremas jerami yang hendak disulut…oh Wati.